Sedikit Saran buat atheist-indonesia(dot)blogspot

March 28, 2008 at 4:23 pm 8 comments

Ketika lagi asik jalan-jalan gw nemuin blog seorang atheis kayaknya. Yang diberi bandrol atheis-indonesia. Wuih keren juga yah. Btw, dapet mandate dari sapa yah, bisa-bisanya pake nama atheis-indonesia. Well, setelah gw baca postingan demi postingan, yang semua sih emang. Gw ngerasa klo ada yang aneh deh. Aneh gmn maksud lo? Ya aneh aja. Hihii. Kalo boleh ijinin gw buat kasih sedikit saran mungkin, bagi sang pemilik atheis-indonesia atau mungkin orang-orang atheis yang lain.

Sebenernya apa sih tujuan blog atheis itu? Mungkin melalui blog itu mereka mau meng-atheiskan Indonesia kali yah. Dibagian atas(header) juga tertulis “Bebas dari keyakinan Yang tidak rasional dan mengkritik ekstrimisme Islam di Indonesia.” Wah-wah belum-belum udah pake nada offense gini. Dalam postingan-postingannya juga nggak kalah offense. Lihat siapa yang bodoh disini , 9 Alasan kenapa Saya tidak senang dengan agama . gw bukan atheis tapi mungkin gw akan sedikit kasih saran aja yah. Sebenarnya apa tujuan blog anda? Untuk meng-atheiskan Indonesia bukan? Tapi mengapa anda postingan anda bernada offense. Gw kira lebih efektif kalo dibuat dengan gaya persuasife. Dari postingan anda, orang-orang akan berpikir bahwa anda tidak menghormati sekali orang yang mempunyai agama, itu membuat orang malah semakin nggak respect ama atheis. Mungkin ada bisa gunakan bahasa yang lebih persuasif dan menghargai orang lain yang tidak sepaham dengan anda. Dengan begitu masih ada kemungkinan orang-orang akan respect. Gw masih pesimis kalo terus dengan cara seperti ini, orang-orang malah akan semakin benci sama atheis.

Kayaknya singkat aja deh sarang dari gw, semoga bisa membantu memajukan atheis anda.

Entry filed under: atheis. Tags: , , .

Salahkah Menjadi Blogger Anonim?

8 Comments Add your own

  • 1. Mrs. Fortynine  |  March 28, 2008 at 5:04 pm

    tujuan ngeblog mereka? ya, cuma mereka yang tau…dan menurut saya, biarkan saja…

    menurut saya, juga ndak masalah…

    biarkan masing masing pembaca yang menilai…
    😀

    mungkin sarannya lebih tepat disampeken langsung ke mereka mas, siapa tau mereka ndak baca ini😀

  • 2. daeng fattah  |  April 6, 2008 at 10:25 am

    Terima kasih banyak saudara andi. Beberapa teman telah memperingatkan saya. Saya perlahan2 memperingan tulisan saya. Maklum masih agak marah nih. silakan ke situs wordpress saya kemanusiaan.wordpress.com

  • 3. jagoandi  |  April 12, 2008 at 10:25 am

    @ Mrs. Fortynine
    iya neng, ini orangnya udah dateng koq.. hehe..

    @daeng fattah
    gw juga berterima kasih udah mau maen ke blog gw.. kapan2 gw pasti maen ke blog anda itu.. sukses dah.. 🙂

  • 4. danalingga  |  April 12, 2008 at 2:37 pm

    Blognya mang mana? *jadi penasaran*

  • 5. jagoandi  |  April 14, 2008 at 3:37 am

    sory link nya lupa gw cantumin.. ini nih blognya http://atheist-indonesia.blogspot.com/

  • 6. orang baik  |  January 8, 2009 at 2:16 pm

    semua pihak mohon tidak usah merasa terlecehkan.

    kalau kaum beragama secara demonstratif menunjukkan jatidiri, melalui pakaian, melalui ribuan organisasinya, melalui rumah ibadah/ibadatnya dll, maka kaum atheis juga boleh menunjukkan jatidirinya. jadi, orang beragama jangan tersinggung. untuk kasus sebaliknya, orang atheis juga nggak tersinggung kok.

    orang atheis memilih membangun sekolah dan rumah sakit daripada membangun rumah ibadah/ibadat. orang beragama jangan tersinggung dengan pendapat ini. kalau orang beragama lebih memilih membangun rumah ibadah daripada membangun rumah sakit dan sekolah, orang atheis juga nggak tersinggung kok.

    contoh orang atheis yang baik hati, Ruud Gullit, seorang atheis yang humanis.

  • 7. Haris Suryanegara  |  January 16, 2009 at 4:35 am

    Blognya sudah dihapus tuh mas.😕

  • 8. raisya  |  January 25, 2010 at 6:44 am

    utk *orang baik*
    Sudah saatnya anda untuk memperluas pola berpikir dan bereferensi dalam melihat, menilai sesuatu. Memang benar Ruud Gullit contoh humanis seorang atheis, Tan Malaka juga dulunya humanis tapi akhirnya jadi pemberontak juga. Saran saya cobalah anda jelajahi pemeluk-pemeluk agama yang ada di dunia ini yg merupakan sosok yg humanis. Saya beri contoh satu dari negara kita Gus Dur dari seorang Muslim. Dia diakui dunia sebagai sosok yg sangat humanis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


March 2008
M T W T F S S
     
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Feeds


%d bloggers like this: